Postingan

PT Equityworld Futures Semarang – Minyak Melonjak Saat Risiko Pasokan Hormuz Kembali Menguat

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga minyak reli pada Senin (11/5), dipicu kekhawatiran pasokan setelah Presiden AS Donald Trump menyebut respons Iran terhadap proposal AS “tidak dapat diterima”, sementara Selat Hormuz disebut masih largely closed sehingga pasar global tetap ketat. Reli ini datang sehari setelah sentimen gencatan senjata sempat menekan harga pada pekan sebelumnya. Brent naik $4,04 atau 3,99% ke $105,33 per barel pada 06.14 GMT, sementara WTI menguat $4,43 atau 4,64% ke $99,85. Pekan lalu, kedua kontrak mencatat penurunan mingguan sekitar 6% karena harapan konflik 10 pekan segera mereda dan transit minyak melalui Hormuz dapat pulih. Pergerakan harga kembali menegaskan pasar minyak yang sangat headline-driven, dengan volatilitas dipengaruhi setiap sinyal penolakan atau peringatan dari Washington dan Teheran. Fokus pasar kini mengarah ke kunjungan Trump ke Beijing pada Rabu, yang menurut pejabat AS akan mencakup pembahasan Iran, di tengah ekspektasi bahwa China d...

PT Equityworld Futures Semarang – Trump Perpanjang Gencatan Senjata Iran, Hormuz Tetap Nyaris Tertutup

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Presiden AS Donald Trump memperpanjang gencatan senjata dengan Iran tanpa batas waktu, dengan alasan perundingan perdamaian masih tertunda. Trump menarik kembali ancaman untuk melanjutkan pertempuran, namun situasi di Selat Hormuz tetap menjadi titik rapuh karena jalur itu masih hampir tertutup bagi pengiriman minyak dan gas. Dalam unggahan di Truth Social pada Selasa malam, Trump mengatakan gencatan — yang dimulai lebih dari dua pekan lalu — diperpanjang sampai Iran mengajukan proposal baru “dan diskusi selesai, dengan satu atau cara lain.” Ia juga menyebut Pakistan sebagai mediator utama meminta AS menahan serangan baru, klaim yang dibantah Teheran. Memperpanjang gencatan mengurangi risiko kembalinya perang AS-Israel dan Iran dalam waktu dekat, tetapi belum memberi kepastian soal pemulihan arus energi. Tidak ada tanda Selat Hormuz akan segera dibuka kembali, sementara isu-isu jangka panjang seperti program nuklir dan rudal Iran serta dukungan t...

PT Equityworld Futures Semarang – Emas Koreksi, Fokus ke Prospek Talks AS - Iran

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas terkoreksi dari level tertinggi satu bulan pada Rabu, dengan pelaku pasar mengurangi posisi lindung nilai seiring harapan pembicaraan AS–Iran kembali dibuka dan sentimen risiko membaik. Secara fundamental, koreksi emas terjadi saat dolar menguat dan pasar menilai jalur diplomasi dapat meredakan sebagian ketidakpastian, meski risiko energi masih membayangi karena gangguan di Selat Hormuz menjaga harga minyak tetap sensitif. Emas sebagai aset tanpa imbal hasil cenderung tertekan ketika ekspektasi pemangkasan suku bunga melemah; probabilitas pasar untuk pemangkasan suku bunga AS tahun ini disebut turun ke 32% dari 34%.(gn) Harga Emas pada Saat Analisis Ini Dirilis adalah $4.795 - Beli jika harga bergerak ke $4.801 - Jual jika harga bergerak ke $4.791 Resistensi 2: $4.817 Resistensi 1: $4.807 Support 1: $4.787 Support 2: $4.777 Penafian: Artikel ini bersifat analitis dan bukan referensi definitif. Harap mempengaruhi dampak perkembangan fun...

PT Equityworld Futures Semarang – Hang Seng Naik 2,5%: Tarif Mereda, Tech & Emas Reli

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang –Hang Seng menguat tajam 669 poin (+2,5%) dan ditutup di 27.082 pada Senin, berbalik arah dari pelemahan sesi sebelumnya. Kenaikan ini jadi penutup di level hampir tertinggi dua pekan, dengan penguatan terjadi merata lintas sektor. Sentimen membaik setelah pelaku pasar menilai peluang beban tarif untuk China bisa lebih ringan, menyusul putusan Mahkamah Agung AS yang membatalkan langkah tarif besar-besaran Trump. Ekspektasi meredanya tekanan tarif membuat mode risk-on kembali hidup di Asia. Dari sisi domestik, dukungan juga datang dari rencana Hong Kong menggelontorkan HKD 4 miliar untuk membeli (buyout) rumah warga yang terdampak kebakaran gedung tinggi pada November. Fokus pasar kini bergeser ke pembukaan kembali bursa China daratan pada Selasa usai libur Imlek, dengan data awal liburan dinilai menunjukkan permintaan yang cukup solid menurut analis Citi. Saham teknologi jadi motor utama reli: indeks sektornya melesat lebih dari 3% dari level teren...

PT Equityworld Futures Semarang – Tensi Timur Tengah Dorong Minyak, Tapi OPEC+ Jadi Rem

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Risiko geopolitik yang kembali memanas di sekitar Iran berpotensi mendorong Brent kembali naik di atas $70 per barel, menurut catatan Heng Koon How (UOB). Intinya, pasar mulai “memasang” geopolitical risk premium lagi—perlahan masuk ke harga minyak sejak ketegangan meningkat, mengangkat Brent dari area terendah sekitar $60/barel pada Desember dan menariknya kembali ke kisaran yang lebih tinggi. Namun UOB menilai, meski headline Timur Tengah bisa bikin harga mudah “spike”, pasokan tambahan dari OPEC+ akan jadi faktor penahan dalam jangka lebih panjang. Artinya: selama supply tambahan benar-benar masuk dan permintaan global tidak melonjak ekstrem, reli yang murni didorong geopolitik cenderung lebih rapuh dan rawan koreksi ketika tensi mereda. Dari sisi proyeksi, UOB menaikkan outlook Brent menjadi $75/barel pada kuartal I 2026, $70/barel pada kuartal II, dan $65/barel pada paruh kedua tahun ini. Proyeksi ini menunjukkan UOB melihat puncak tekanan l...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Berpeluang Lanjut Melemah pada Kamis (23/10), Cek Rekomendasi Saham Berikut

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 85,53 poin atau 1,04% ke 8.152,55 pada akhir perdagangan Rabu (22/10/2025). Pelemahan IHSG diprediksi masih akan berlanjut pada perdagangan Kamis (23/10/2025).   Direktur Kanaka Hita Solvera Daniel Agustinus diperkirakan IHSG pada Kamis (23/10/2025) masih akan kembali bergerak melemah menuju level 7.950 - 8.100.  Untuk perdagangan hari ini, investor pun disarankan Daniel untuk mengakumulasi saham MBMA dengan target harga Rp 650 per saham, MDKA Rp 2.400 per saham, dan MEDC Rp 1.500 per saham.  Senada, Head of Research Retail MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG pada perdagangan Kamis (23/10/2025) masih rawan melanjutkan koreksi dengan support 8.120 dan resistance 8.199.  Sentimennya masih dipengaruhi oleh penahanan BI rate di level 4,75%. “Juga diperkirakan adanya aksi profit taking terhadap emiten-emiten big caps yang mengalami penguatan signifikan beberapa...

PT Equityworld Futures Semarang – Australia Rebut Pasar Daging Sapi di China dari Amerika Serikat

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Sejak Presiden Donald Trump kembali menjabat di Gedung Putih, lanskap perdagangan daging sapi antara Amerika Serikat (AS) dan China mengalami perubahan drastis. Australia kini berhasil menggantikan posisi AS sebagai pemasok utama daging sapi grain-fed ke China, mengalihkan ratusan juta dolar yang sebelumnya mengalir ke industri sapi AS ke kantong produsen Australia. Ekspor Daging Sapi AS ke China Anjlok Tajam Sebelum Maret 2025, AS secara rutin mengekspor daging sapi senilai sekitar US$120 juta per bulan ke China. Namun, ekspor tersebut anjlok setelah Beijing membiarkan izin ratusan fasilitas daging AS kedaluwarsa, bertepatan dengan memanasnya perang tarif tit-for-tat yang dipicu Trump. Data perdagangan China mencatat penurunan drastis: Juli 2025: hanya US$8,1 juta (vs US$118 juta pada Juli 2024) Agustus 2025: hanya US$9,5 juta (vs US$125 juta pada Agustus 2024)   Dalam periode April–Agustus saja, ekspor AS ke China merosot US$388 juta diban...