PT Equityworld Futures Semarang – Harga Minyak Turun Di Perdagangan Asia Pada Hari Senin (27/11)


PT Equityworld Futures Semarang – Harga minyak turun di perdagangan Asia pada hari Senin (27/11) dengan fokus tetap tertuju pertemuan OPEC+ yang akan datang minggu ini, sementara antisipasi terhadap serangkaian data ekonomi utama juga membuat traders khawatir.

Harga minyak turun selama lima minggu berturut-turut tatkala harapan pemangkasan pasokan oleh Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak dan mitranya (OPEC+) sebagian besar diimbangi oleh ditundanya pertemuan tersebut menjadi 30 November dari sebelumnya 26 November, utamanya karena laporan-laporan yang menyatakan bahwa penundaan tersebut disebabkan oleh perbedaan pendapat mengenai tingkat produksi.

Minyak Brent untuk penyerahan Januari turun 0,45% menjadi $80,12 per barel, dan minyak WTI untuk penyerahan Januari turun 0,46% ke $75,19 per barel pukul 09.16 WIB. Keduanya ditutup sedikit turun pada minggu lalu.
Pemangkasan produksi OPEC+ menjadi pusat perhatian

Arab Saudi dan Rusia - dua produsen utama di OPEC+, sebagian besar diperkirakan akan memperpanjang atau memperdalam pengurangan pasokan yang sedang berlangsung. Keduanya memimpin OPEC+ dalam membatasi pasokan tahun ini, di tengah meningkatnya kekhawatiran bahwa suku bunga yang tinggi dan kondisi ekonomi yang memburuk akan mengurangi permintaan minyak global.

Baca: Harga Emas Mendekati Level Tertinggi Satu Bulan Pada hari Senin (27/11)

Tetapi produksi di anggota OPEC+ lainnya terlihat meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Laporan Reuters juga menyebut bahwa beberapa negara Afrika berencana untuk meningkatkan produksi pada pertemuan mendatang, yang berbenturan dengan rencana pemimpin de-facto OPEC+, Arab Saudi.

Peningkatan produksi oleh beberapa anggota OPEC+, ditambah dengan rekor produksi AS yang tinggi dan meningkatnya stok China membuat pasar minyak tampak tidak seketat yang diperkirakan pada tahun ini. Tren ini kemungkinan akan menarik lebih banyak pemangkasan produksi dari Arab Saudi dan Rusia, yang menurut para analis akan mengetatkan pasokan hingga tahun 2024.
Inflasi dan data aktivitas bisnis siap dirilis

Pasar minyak juga berhati-hati sebelum sejumlah data ekonomi utama minggu ini, dimulai dengan inflasi zona euro pada hari Kamis. Blok ini tergelincir ke dalam resesi teknis pada kuartal ketiga, dan menambah kekhawatiran atas perlambatan permintaan minyak.

Data purchasing managers index China akan terbit pada Kamis, dan akan memberikan lebih banyak petunjuk mengenai aktivitas bisnis di negara importir minyak terbesar di dunia ini. Aktivitas ekonomi di negara ini sebagian besar tetap lesu dalam beberapa bulan terakhir yang, ditambah dengan lonjakan persediaan minyak, dapat memacu perlambatan permintaan minyak China.

Data kedua produk domestik bruto AS untuk kuartal ketiga juga akan dirilis minggu ini, seperti halnya Harga PCE - pengukur inflasi pilihan Federal Reserve. Kedua angka tersebut diperkirakan akan menunjukkan ketahanan yang berkelanjutan dalam ekonomi AS.

Tetapi permintaan minyak AS akan menurun dalam beberapa bulan mendatang, karena musim dingin membatasi perjalanan.

PT Equityworld Futures Semarang

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PT Equityworld Futures Semarang – Harga Emas Di Dekat Level Terendah Tiga Minggu Pada Hari Senin (13/11)) Meski Bergerak Naik dan Dolar Turun Tipis

PT Equityworld Futures Semarang – Harga Minyak Mengalami Penurunan Di Perdagangan Asia Pada Kamis (30/11)

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Ditutup Naik 0.25% Diperdagangan Kemarin (20/11)